Sekeping Biskuit

eymesh

Tentang sekeping biskuit dan hati yang tanpa sengaja ikut serta bersamanya.

Bukan lagi hal asing kalau-kalau kau mendapati seorang Park Chanyeol menjarah teman-temannya di saat jam istirahat tiba.

Tidak menjarah juga, sih. Sebab Chanyeol—beralasan—jika dia kelupaan membawa uang sakunya atau terkadang cuma sekedar malas buat beranjak keluar dari kelasnya dan bergerombol mirip kawanan domba mengelilingi kantin sekolah. Maka Chanyeol lebih memilih untuk menetap di dalam ruangan kelas, menengadah pada kawan sejawat, sambil berkata, “Minta, dong!”

Yeah.

Ada, kok, murid semacam dia di sekolah. Ada.

Entah apa yang temannya punya pada jam-jam di mana lapar sedang merajalela itu; mulai dari makaroni-berbumbu-methylsalicylate (kalau kau tahu maksudku) sampai macaroon mahal yang Baekhyun beli pakai uangnya sendiri, bakal ia pajaki satu per satu.

“Bagi-bagi padaku, Baekhyun! Atau aku tidak akan meminjamimu flashdishku dan memberimu anime-anime terbaru yang kupunya! Kau akan menderita, Baek! Hidupmu tidak akan tenang!”

“Masa bodoh, Chanyeol! Ini kubeli dengan uang tabunganku sendiri selama berbulan-bulan! Mestinya aku membagi macaroon imut ini dengan pacarku, bukan denganmu, tahu!”

Yah, harusnya semua orang tahu, mau sehebat apapun Baekhyun berjingkrak-jingkrak, menghadang Chanyeol habis-habisan saat lelaki itu berusaha mengambil setidaknya (yeah, setidaknya) satu buah macaroon warna-warni miliknya itu dari dalam kotak, Chanyeol tidak peduli—karena ia sudah pasti menang, tentu saja.

Chanyeol makan macaroon warna merah jambu dan hijau muda yang enak itu dengan nikmatnya, sedangkan Baekhyun yang rasanya ingin menangis tujuh turunan itu mulai berpikir kalau mungkin ia bisa saja menambahkan sianida dalam makanan yang akan ia berikan pada Chanyeol di lain waktu (oh, well, harap maklum, kawan, harap maklum).

Dan—yah—Mina bisa jadi merupakan korban kedua puluh sekian dari Chanyeol si Perompak Kelas tersebut.

“Mina,” panggil Chanyeol.

Mina berhenti mengunyah biskuit berselai stroberi yang lengket di giginya ketika Chanyeol berdiri di hadapannya. Mina memandang wajah Chanyeol, begitu pula dengan Chanyeol; mencoba untuk bertukar isi kepala masing-masing.

“Hm?” gumam Mina, mulutnya masih penuh dengan biskuit.

“Boleh aku minta biskuitmu?”

Chanyeol tersenyum.

Mina terpekur.

Bu-bukan apa-apa, sumpah. Tetapi senyum Chanyeol kelihatannya jauh lebih manis dan lezat dibanding biskuit selai stroberi dalam mulut Mina.

“Kalau tidak boleh juga tidak apa-apa, sih.” Chanyeol merasa tidak enak hati sendiri menyadari respon gadis di depannya.

“Oh,” Mina buru-buru bangun dari lamunan yang sempat membuat pipinya sehangat matahari di musim semi, kemudian segera beralih melihat ke kemasan biskuit dalam genggamannya. “Tinggal satu…” ujar Mina tanpa punya tujuan tertentu atau apa. Lalu meletakkan sekeping biskuit mungil itu dia atas telapak tangan Chanyeol yang tertengadah.

Diam-diam Chanyeol menatap Mina ragu-ragu.

“Ambil saja.” kata Mina.

Gadis itu hendak beringsut pergi membuang bungkus biskuit yang sudah kosong tersebut ke tempat sampah di luar, lebih-lebih untuk menyembunyikan muka yang ia yakin kini pasti sedang menampilkan gradasi dua belas warna merah yang berbeda, tapi…

“Nih.”

…Park Chanyeol mematahkan satu-satunya biskuit di tangannya, memegang pergelangan tangan Mina lantas membalikkan punggung tangan sang gadis, dan meletakkan potongan biskuit yang terlihat lebih besar tersebut di atasnya.

“Kamu setengah, aku setengah.” katanya tulus. “Terima kasih, omong-omong.”

Lagi-lagi, Chanyeol menampakkan senyuman itu.

Senyum yang karenanya ratusan pelangi bertengger di pelupuk mata Mina, senyum yang karenanya organ-organ dalam—paru-paru, jantung, lambung, usus halus, ginjal—tubuh gadis tersebut berdisko ria, seperti ada sebuah konser BTS di dalam sana dan jantung Mina melompat-lompat girang mirip Tiger di kartun Winnie The Pooh ketika melihat Jimin dengan perut kotak-kotaknya yang keren.

Dan hal itu tampaknya meninggalkan jejak berupa perasaan yang—agak—aneh dan asing di benak gadis tersebut, bahkan sampai bel tanda istirahat berakhir membahana di telinga.

Mina mulai memikirkan suatu hal.

Barangkali ia baru saja memberikan biskuit terakhirnya untuk Park Chanyeol yang lapar.

Beserta dengan hatinya.

Ea.

end.

ea

Ea

EAAA xD

Awalnya bingung bgt mau pake siapa buat jadi cast terus ngga tau kenapa ujug-ujug yang terbesit di kepala adalah kangmas Chanyeol padahal mah mana pantes sih dia dibikin cowok yang maloe-maloe oenyoe kayak begindang coba w tanya. but idk lol maafkan hamba, sungguh xD

dan yha terserah mo bilang apa karena ku sendiri tida tau ini apa, sekian :”) /kemplanged

Advertisements

13 thoughts on “Sekeping Biskuit

  1. tungdhaneesdor

    Hai hai hai hani hai hai hai

    Jadi gini, aku bangun tidur siang kemudian cek wordpress dan tada! Fanficmu muncul diurutan kedua setelah ku refresh. Kemudian pas aku liat covernya, “Loh ini yixing ya.” “bentar kok kaya chanyeol” “LOH KOK KAYA KWANGSOO RUNNING MAN” dan ternyata itu Chanyeol. Huehehe._.

    Kemudian tentang Chanyeol disini… Aku pernah mager keluar kelas dan perut pun kaya minta diisi sama jajan. Tapi temenku ngasih aku sebungkus permen, ngasih loh ya bukan minta—ato lebih tepatnya malakin—kaya Chanyeol. Kemudian makaroni berbumbu methyl salicylate, aku kok tbtiba itu nemplok ke salonpas… Iya salonpas..

    Aku mikir Mina makan slay olay bukan? Soalnya aku pas makan suka sebel selainya nyisa di gigi, KAN SEBEL tapi enak sih ya mau gimana lagi xD
    “…tubuh gadis tersebut berdisko ria, seperti ada sebuah konser BTS di dalam sana dan jantung Mina melompat-lompat girang mirip Tiger di kartun Winnie The Pooh ketika melihat Jimin dengan perut kotak-kotaknya yang keren.” <<<< KONSER MAMA 2014 BANGET OMO, masih segar diingatanku dikala Park Jimin dengan kampretnya nyobek kaos tipis itu;——-;

    Terus pembawaan ceritamu aku suka sekaliii. Suka suka suka. Diksinya simpel tapi tetep enak dibaca. Aku yang membaca pun terbuai (terbuai duh) terus aku suka. Pokoknya aku suka.

    Sekian komentar yg tak berbobot dariku, jikalau ada salah kata dan typo mohon dimaapkeun. Sekian dan terimataksi ^^~

    • HoneyLulu

      HALOOO DHANIIIIII xD

      OMO OMO OMO KUKIRA AKU DOANG YANG TIAP KALI LIAT CENYOL SELALU KEINGET KWANGSOO. Soalnya gatau ya kok kayaknya mereka tuh dari segi muka sikap perilaku mirip banget sama-sama lawak bikin pingin nguyel-uyel huhu.

      WAHAHAHAHAH sama dongseu aku juga sering sih kayak gitu mending majakin temen satu-satu ye gak ._. ((lah)) ((tidak untuk ditiru)) ((hanya dilakukan oleh profesional)). Dan yah serah lu jha mo bilang itu slay olay soalnya aku juga bayangin itu waktu mendeskripsikannya/?. Bener ngedh selainya lengket lengket di gigi hikz mo senyum ke gebetan tengshin kan yak /ga.

      Makaroni berbumbu methyl salicylate…………………………………..salonpas………………………………………..yha asal bapak senang suka suka kau je……………..

      PERUT KOTAK KOTAK JIMINIE MEMANG LUAR BIASA TIADA TARAAA ❤ SHOUT OUT TO OPPA BERPERUT KOTAK-KOTAK KAYAK SARUNG XOXO ❤

      uGH terima kasih banyak syekali Dhan :") Fanfic-fanficmu jauh lebih baikk xD Kamu nggak kalah kereennn dhaaann xD AILOPYUPUL.

      Eniwei, terima kasih sudah baca dan komentar yaaaa :3

  2. liakyu

    sebelumnya salam kenal ya, lia 96l here xD

    Ih ih, aku paling suka cerita ttg daily life tapi sisi-sisi lainnya dimunculin /apaansih/ menurut aku itu menarik banget, apalagi kamu olahnya keren heheh. Diksinya juga ringan tapi berkualitas, dan penceritaannya nyante banget hahah.

    Bang chanyeol kamu cocok kok jadi perompak kelas /lohloh/
    Etapi kamu ternyata bisa digombalin cewe /lohloh

    Ah, sekian dulu komen saya, semoga tidak nyepam xD

    Nice fic xD

    • HoneyLulu

      HALOO KAK LIAAA, HANI DI SINIII~ SALAM KENAAALL~ ^^

      Yep aku setujuuu fic yang nyeritain kehidupan sehari-hari yang kehidupan sehari-hari banget/? itu emang punya daya tarik tersendiri heheheh xD Ah aduhh Kak Lia terima kasih, terima kasih banyaakk :’3 Kupikir Kak Lia jauh lebih baik dibanding dakuu, jadi mohon bantuannya yaa senpai ^^

      WAHAHAH serius aku sempet bingung harus pake siapa buat cast. Tadinya Jongin, tapi gara-gara ada scene malu-malu kuda lumping /ga, dan kalo pake Jongin ntar malah aneh, ngga jadi deh h3h3h3 xD /lah /kokcurhat.

      Tidakk sungguh ini tidak nyepamm Kak Liaaa. Sungguh terima kasih banyak sudah berkunjung dan bahkan baca fic-ficku xD Terima kasih banyaaaakkk ❤

  3. ranee

    HAHUEHUEHUE HANIIII AKU NYEMPETIN BUAT MAMPIR KE BLOGMU KARENA SUNTUK BELAJAR DAN HELL YEAH… AS I EXPECTED… YOU MADE MY DAY WITH THIS ONE!!! //throws confetti
    Aku gabisa brenti senyum mulai bagian Mina malu-malu ucing sama Chanyeol atiku pek mbledos rasane //mulai lebay Ugh Chanyeol, he’s such a fluff ball how can I hate him >.<
    Nice one, keep writing, Sweetie ^^

    • HoneyLulu

      MENINGGALKAN BUKU-BUKU PELAJARANMU SEBENTAR TIDAK AKAN MEMBUNUHMU KAK XD
      Owessss owess owesss xD Mina-Chanyeol malu malu tapi mau gt ugh gemeshhh wkwk xD Yeah, chanyeol tuh emang cubitable banget kayak kue cubit /hah /apa. Bungkusin dah bawa pulang krupuknya dua yang karet lombok lima pedes yaa gapake lontong huhu :(( /ga.
      THANK YOU VERY MUCH KAK RANI THANK YOU VERY MUCH xD LIKE, MAN, THANK YOU VERY MUCH BICOZ SUDAH MERELAKAN WAKTUNYA BUAT MAMPIR KE BLOGKU SAAT SUNTUK THANK YOUUU^^

  4. endalovakai

    Kaebsongg tega bener mo ngasi makaroni sianida ayang yeolly, kgk usah, makaroni balsem aja uda cukup._baru tau aku, itu udah impor sampe sono, lol..

    Btw, q setuju bgt sm mina, senyum yeol emang jauh lebihlebihlebih manis dari apapun yg manis, klo cm selai stroberi ma lewaat…;)))

    • HoneyLulu

      HELLOOOO ❤

      WAHAHAHAH YA MAU BEGIMANA LAGI SI YEOLLIE MAH UDAH PARAH BANGET NGESELINNYA WAHAHAHH XD Iya juga yak makaroni balsem aja udah cukup buat ngeracunin orang wkwk :3 Lol sesungguhnya makaroni balsem adalah komoditas negara kita kakk xD /lah /nggak.

      Siippp deh fix senyum cenyol lebih manis dibanding segala sesuatu yang manis di duniaaaaaa HAHAZEKK XD

      Anw, terima kasih banyak sudah berkunjung ❤ Terima kasih banyak sudah baca dan komentar jugaaa 😀

  5. juliahwang

    ADUH YEOLI BIAS KUTAKTAU HARUS BERKATA APA YG JELAS KAMOEH LUCOEH SEKALIH BINGGO BANGET FLUFF FLUFF SELE OLAY BANGEY LAH KUSUKA BANGET FF INI ❤

    Hani, ini keren! Ringan tp kesannya fluffy banget kuemang suka ff ff begini dan km bawainnya keren sekali aduh nak aku padamu dah 😆

    Baiklah kumau meluncur lg ke ff selanjutnya sip dadah 😊

    • HoneyLulu

      0M0 0M0 KU TAK TAW MANA YANG LEBIH LUCUK APAQAH ITU KOMENTAR KAK JULS ATAU KAK JULS SENDIRI KU TAK TAW YANG JELAS AKU PADAMU JUGAAA BIAR KUPINANG KAU DENGAN OPPA KAK ((EHH?!!))
      Ah makasih makasih terima kasih banyaakkk huhu. Laff laff ❤

  6. Luozi ♡

    TUA TUA TUA CHANYEOL UDAH TUA BUAT JADI anak sekolahan xD LULU, kenapa kamu bisa jadi begini sumpah ada ada aja yang jadi idenya. Aku bikin fiksi saja harus melongo dulu seperti Kim Woobin di twenty itu lhooooo, tau ga? (enggak juga gapapa deng xD)
    LO SUMPAH, pengen mati aja kalau baca fiksi kamu. Aku mau off dulu ya. aku mau baca fiksi kamu semuaaaaaa (eh) tapi habis ini sumpah kenapa ada anak bau kencur seperi kamu sih /.\ aku makin dilema tergoyang goyang oleh rasa alay sumpah sungguhguhguh seperti dedaunan dikala gugurgurgrururgurh ksxfmxzcaxo, aku mau banting lepi sampai! kamu ituh sumpah atuh unyu munyu wakakaakkk. seey youuu dek manis! :*

    • HoneyLulu

      BIARIN TUA YANG PENTING JIWANYA MASIH MUDA DOOOONG B) #teamparkchanyeol #parkchanyeolftw

      Huhuhu entahlah idenya mampir gitu aja di kepalaku. HAHAHAHAHA ngga semudah itu kok beneran deh aku tuh juga tipe yang susah dapet pencerahan(???) jadi harus duduk merenung dulu layaknya oknum dks di teaser love me right. Dan, nggak. Aku nggak tau. Sori ya. ((kibas rambut)) ((ehh))

      Ih kalo pingin mati abis baca fic kayaknya aku pensiun aja bikin fic. nanti kalo Kak Ersa mati sapa yang bikin fanfic unyuu lagi dengan cast Jeon Jungkook si Pengidap Sindrom Siput ituu :(( ((eaa))

      …………..banting lepi. plis. jangan ekstrem kak. panggilin polisi jeon nih. ehe :3

      makasihhhh kak maniss! see you juga kak maniss! ❤

      • Luozi ♡

        Dijanjiin apa lo sama PCY? hah APA HAYO?! mau aja jadi tim suksesnya. Kampanyemu rabakal selesai Lu._. (duh apadeh apadeh)

        HADUH DUH DUH DUH, kayak xiumin gitu, terbaring tak merana dihutan trus dibangunin siapaaa… chen ya? (eh malah nimbrung) Hah, kamu keseringan nimbrungin mbak Gani sih._. wkkkkk, aku belum komen, hahahay (wekk) (malah mutah/?)

        Dek, gue mati dengan bahagia. Sangaaat bahagia dengan ficmu sebagai lullaby. wkkk. eh, kalau ditanyain sama malaikat kamu aja deh yang nanggung /.\ Haduh duh duh, malu sendirikan jadinyaaaaa xdzsbfdnsahqmizKzA<naK. HENTIKAN NAK! hentikan sekarang juga -_- aku cuma lagi sarap bulan mei lalu. kan nilai UNnya belum keluar. wkkkkkk :3

        Duh, tak banting kepala aja kebantal. Lalu bermimpi indah bersama dokter seokjin :') /mencoba tidak alay/

        Iyyyyyy :-*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.